Di Hari HKN Pasbar Dapat 3 Unit Ambulan

Jumat, 10 November 2017 | 14:15:56 WIB
Di Hari HKN Pasbar Dapat 3 Unit Ambulan

Bupati Pasbar Meninjau ambulan yang diberikan oleh Kementrian Kesehatan dari DAK tahun 2017 

Simpang Empat, pasamanbaratkab.go.id - Di Hari Kesehatan Nasional (HKN) 10 November Kabupaten Pasbar menerima 3 unit ambulan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Tiga unit ambulan tersebut di terima oleh Puskesmas Kajai, Puskesmas Desa Baru dan Puskesmas Lembah Binuang. Pasalnya,  Kabupaten Pasaman Barat masih memiliki daerah tertinggal, terluar, terdepan dan masih memiliki infrastruktur yang belum baik. Masih banyak medan-medan yang berbahaya dan ditempuh dengan kendaraaan dobel gardan. 

Sementara Pasbar memiliki puskesmas sebanyak 20 unit dan masih memerlukan tambahan ambulan dengan kekuatan penuh yakni kendaraan dobel gardan. Menurut Bupati Pasbar Syahiran, Pasbar sangat membutuhkan ambulan untuk kelancaran mobilitas pelayanan kepada masyarakat. Pasbar masih membutuhkan sarana prasarana penunjang kesehatan bagi puskesmas-puskesmas yang ada di Pasbar.

Selain itu, pada HKN yang jatuh pada 12 November mendatang dengan tema sehat keluargaku, sehat Pasaman Baratku dan sehat Indonesiaku. Tema tersebut merupakan manifestasi dari program Indonesia sehat dimana keluarga menjadi awal untuk mendorong terwujudnya masyarakat yang mandiri dan masyarakat yang hidup secara sehat.

“Pada bidang kesehatan, tantangan kesehatan saat ini Indonesia menghadapi masalah kesehatan tirple burden, yaitu masih tingginya penyakit infeksi, meningkatnya penyakit tidak menular dan munculnya kembali penyakit-penyakit yang seharusnya sudah teratasi,”tutur Syahiran. Ia menambahkan, komponen penting dalam pencegahan penyakit selain disamping dipengaruhi kualitas llingkungan, sarana prasarana dan pelayanan kesehatan.

Prilaku keluarga memiliki dampak yang besar dalam pembentukan perilaku individu terkait kesehatan. Keluarga merupakan pengalaman pertama bagi anak-anak sebelum masuk ke jenjang pendidikan. Pendidikan di lingkungan keluarga dapat menjamin kehidupan emosional anak tumbuh dan kembang.

“Untuk itu kita perlu terus berupaya untuk membudidayakan yang mendukung prilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat melalui permberdayaan keluarga,”kata Syahiran. Program lain yang didorong adalah gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) . Dengan Germas , itupulalah bisa bekerjasama lintas sektor dan lintas program dalam mewujudkan masyarakat berprilaku hidup sehat, yang pada akhirnya dapat membentuk bangsa Indonesia yang kuat.

“Dengan mendorong gprogram Indonesia sehat pendekatan keluarga dan Germas, kita berupaya membangun kemandirian keluarga dan masyarakat dalam hidup sehat sebagai upaya promotif dan preventif yang pada akhirnya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya sehingga tercipta masyarakat yang produktif yang berperan aktif dalam pembangunan nasional,”jelas Syahiran.   

Share on:

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar