Pemkab Pasbar Gelar Rakor Dewan Ketahanan Pangan dan Launching Peta Ketahanan Pangan

Rabu, 29 November 2017 | 08:18:30 WIB
Pemkab Pasbar Gelar Rakoor Dewan Ketahanan Pangan dan Launching Peta Ketahanan Pangan

 

Simpang Empat,pasamanbaratkab.go.id- Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Pangan Pasbar gelar rakoor Dewan Ketahanan Pangan sekaligus launching peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan 2017 Pasbar di gedung Balerong Tuah Basamo Simpang Empat, Selasa ( 28/11).

Rakor tersebut dibuka langsung oleh bupati Pasaman Barat, H. Syahiran dan dihadiri oleh sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian RI, Mulyadi Hendiawan dan kepala Dinas Pangan Propinsi Sumatera Barat, Efendi, kepala OPD dilingkungan Pemkab Pasbar, camat dan wali nagari se- Pasaman Barat. Bupati Pasaman Barat, H. Syahiran dalam sambutannya menyampaikan bahwa fungsi Dewan Ketahanan Pangan sangat penting dan strategis dalam pemantapan pembangunan ketahanan pangan di kabupaten Pasaman Barat.

Kemandirian pangan Pasbar harus diwujudkan melalui pembangunan kawasan nagari mandiri pangan yang terintegratif. Dikatakan, sesuai amanat UU Nomor 18 Tahun 2012, mengamanatkan bahwa perwujudan ketahanan pangan merupakan tanggung jawab pemerintah bersama masyarakat dengan mengutamakan prinsip kedaulatan pangan, kemandirian dan ketahanan serta keamanan pangan. "Kita bersyukur pemerintah propinsi Sumbar telah mengaplikasikan UU tersebut kedalam Perda Nomor 3 Tahun 2015 tentang kemandirian pangan daerah," katanya.

Dijelaskannya, Perda tersebut meeupakan lamdasan bagi Dewan Ketahanan Pangan Pasbar dalam melakukan aksi-aksi yang lebih operasional, sehingga kawasan-kawasan yang masih tertinggal terutama wilayah-wilayah nagari yang rentan pangan dan gizi, dapat didorong secara terpadu dan konperhensif. "Nagari punya potensi sumber daya lahan, sumber daya manusia, teknogi dan sosial budaya yang masih menemui masalah dan hambatan yang harus ditangani secara serius, dibutuhkan strategi untuk menunjang kemandirian pangan di Pasbar," sebutnya.

Menurutnya, perlu dilakukan pemberdayaan dalam rangka pengembangan pangan pada pada nagari mandiri pangan dengan membangun ekonomi berbasis pegembangan komoditi yang disesuaikan dengan pengembangan wilayah untuk menyediakan lapangan kerja dan pendapatan masyarakat serta dengan memenuhi pangan bagi kelompok masyarakat miskin di daerah rawan pangan melalui pemberian bantuan atau pemberdayaan oleh berbagai stakeholder yang akan dilaksanakan secara terpadu. " kedepan kita berharap seluruh nagari yang ada di Pasbar dapat dipotimalkan pemanfatan sumber daya yang ada di nagari tersebut dengan cara meningkatkan kemampuan memproduksi pangan secara mandiri, menyediakan pangan yang beraneka ragam dan memenuhi persyaratan keamanan mutu dan gizi untuk dikonsumsi masyarakat," jelas Syahiran.

Lebih jauh disampaikannnya, optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang ada di nagari juga dapat diperoleh dengan meningkatkan dan mempermudah akses pangan bagi masyarakat dengan harga yang wajar dan terjangkau. " saya menghimbau seluruh kepala OPD terkait untuk mengalokasikan anggaran dan menyususn perencanaan dalam program aksi Nagari Mandiri Pangan," pungkasnya.

Diakhir sambutannya, H. Syahiran berharap melalui Rakoor yang digelar Dewan Ketahan Pangan Pasbar dan seluruh unsur yang terlibat dapat merumuskan langkah-langkah operasional secara sinergis dan terpadu yang berorientasi kemandirian pangan yang dapat mengentaskan kemiskinan dan kerentanan pangan dan gizi di Pasbar sekaligus dapat menjawab tantangan pembangunan nagari secara berkelanjutan. 

Share on:

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar