Guna Percepat Pembangunan Infrastruktur Pelabuhan, Kemenko Marves Tinjau Teluk Tapang

By Tim Peliput Diskominfo Pasaman Barat 05 Agu 2020, 10:57:17 WIB Berita Utama
Guna Percepat Pembangunan Infrastruktur Pelabuhan, Kemenko Marves Tinjau Teluk Tapang

pasamanbaratkab go.id-- Guna mempercepat pembangunan Infrastruktur Pelabuhan Teluk Tapang di Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat, Pihak Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melakukan Kunjungan ke Kabupaten Pasaman Barat untuk meninjau progres pembangunan Infrastrutur Pelabuhan Teluk Tapang. 

Hal ini mengingat bahwa Pemerintah akan melakukan pembangunan atau pembukaan jalan penghubung dari Bunga Tanjung hingga ke Lokasi Pelabuhan serta beberapa infrastruktur sisi darat di Pelabuhan Teluk Tapang.

Dalam kunjungan tersebut turut hadir bersama Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Nasrul Abit dan Bupati Pasaman Barat Yulianto, Yaitu Pihak Kemenko Marves (Asisten Deputi Infrastruktur Pengembangan Wilayah Kemenko Marves Djoko Hartoyo, Asisten Deputi Infrastruktur Konektivitas Rusli Rahim, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Ridwan Djamaluddin, Kabid Sistem Logistik Ali Alkatri, Kabid Infrastruktur Perwilayahan dan Penataan Ruang Sri Fatkhiati Sa'adah, Penyusun bahan Kebijaksanaan Erlangga Putra utama,  Staf Infrastruktur Konektivitas Resti,  Staf Asdep IPW Nady Rachmi,  Staf Humas Biro Komunikasi Muchlisa Choiriah.

Selanjutnya pihak Kemen PUPR, Direktur Pembanguanan Jalan Kemen PUPR, Ir. Herry Vaza M.Sc Eng Ph, Yudhi Adhi Purnama, Dub Koordinator Perencanaan Teknis, Dit. Pembangunan Jalan David E.Pasaribu, ST.M, Kabid Pemanfaatan Pembangunan Kemenko Perekonomian, Aries Wibowo, ST, M.Sc,  dan Kasubdit Pelayanan Jasa Dan Usaha Pelabuhan Kemenhub serta Forkopimda,  OPD dilingkup Pemprov dan Pemkab Pasbar.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Nasrul Abit berharap agar pembangunan jalan dan infrastruktur untuk segera mungkin bisa dioperasikan. Sebab, untuk anggarannnya sudah di floting dari Tahun 2021 sampai 2024 untuk dapat direalisasikan dan beroperasi,  sehingga permasalahan baik kabupaten maupun provinsi Sumbar tidak ada lagi.

Untuk itu Wahub Nasru Abit sangat mengharapkan koordinasi dan sinergitas yang baik dari pihak Kemenko Marves dan pihak lainnya dalam hal ini. 

“Kemenhub, KemenPUPR, KemenLHK dan K/L lain bisa memperbaiki jalan, perbaikan pelabuhan/ dermaga ini dapat diselesaikan, tentunya ini harus  di bawah Koordinasi Kemenko Marves,” ujar Wagub Nasrul.

Serupa dengan Wagub, Bupati Pasaman Barat Yulianto juga berharap agar pembangunan infrastruktur ini secepatnya bisa terlaksana.

"Ini memang butuh proses yang panjang, walau pembangunan dermaga untuk pelabuhan singgah sudah siap, namun kita tetap selalu berkoordinasi dengan pusat, bagaimana pun Pemerintah daerah (Pemda) tidak mampu berbuat sendiri, tentu butuh arahan dari  Kemenko Marves. Memang keadaan COVID-19 ini banyak membuat pekerjaan terhambat, kita berharap semoga pembangunan ini sesuai rencana dan bisa dilaksanakan,” pungkas Yulianto.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves Ridwan Djamaluddin menjelaskan bahwa terdapat progres pembangunan jalan yang telah dilakukan sampai saat ini yaitu pembukaan Trase jalan dari Pertigaan Bunga Tanjung hingga ke Lokasi Pelabuhan sepanjang 33,86 Km, Pengaspalan sepanjang 7,7 Km, Pengerasan jalan sepanjang 15,65 Km, serta Pembangunan jembatan sebanyak 7 unit dari total 13 unit dengan 1 unit dilaksanakan di tahun 2020.

"Sedangkan untuk pembangunan infrastruktur daerah Pelabuhan teluk Tapang ini telah berjalan beberapa proses dimulai dari penyusunan Fisibiliti Study (FS), Penyusunan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) berikut perubahannya, dan tahun 2020 ini akan dilakukan penyusunan DED oleh Kemenhub yang diharapkan selesai pada Agustus mendatang,” jelas Deputi Ridwan.

Selain itu, dalam pembangunan infrastruktur sisi darat ini juga masih ada beberapa progres yaitu proses peralihan IPPKH dari Pemkab Pasaman Barat ke Kemenhub, melalui Kemen LHK serta pengalihan Pemilik / Pengelola AMDAL dari Pemprov Sumbar ke Kemenhub.

“Untuk Kemenko Marves sendiri bertugas mengawal semua kebijakan tersebut agar bergerak cepat dan operasionalnya maksimal,” tambah Deputi Ridwan.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment