Pemkab Pasbar Resmi Launching Aplikasi Simmpati.

By IKP Pasbar 26 Sep 2019, 10:15:55 WIB Berita Utama
Pemkab Pasbar Resmi Launching Aplikasi Simmpati.

pasamanbaratkab.go.id- Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil) resmi melaunching Aplikasi Berbasis Online, Simmpati, Selasa (24/9) di Aula Kantor Bupati Pasbar.

Launching Aplikasi Simmpati diresmikan oleh Bupati Pasbar H. Yulianto diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Yudesri, yang ditandai dengan pemutaran video Simmpati.

Sekda Pasbar, Yudesri menjelaskan persoalan yang cukup pelik dalam administrasi kependudukan adalah mengenai pencatatan peristiwa kematian. Dan rendahnya pelaporan peristiwa kematian, berdampak kepada rendahnya cakupan kepemilikan Akta Kematian dan validitas data penduduk di Pasbar.

“Oleh sebab itu, hari ini Disduk Capil telah menggagas terobosan untuk percepatan pelaporan peristiwa kematian dengan menerbitkan regulasi Peraturan Bupati (Perbup) tentang sistem pelaporan dan pencatatan peristiwa kematian” ujar Yudesri.

Lanjutnya, Untuk itu peningkatan cakupan Akta Kematian, semua lembaga yang selama ini menggunakan persyaratan Surat Keterangan Kematian dari wali nagari wajib mengunakan Akta Kematian. Sehingga tertib administrasi kependudukan dapat berjalan sesuai amanat Undang-undang.

Sementara itu, Kepala Dinas Capil Pasbar, Hj. Yulisna menyampaikan diluncurkannya Simmpati adalah untuk mengoptimalkan tata kelola pelaporan kematian, baik dari aspek Kebijakan/regulasi maupun sistem pelaporan yang dibangun sehingga pelaporan kematian oleh kepala jorong dan penerbitan akta kematian oleh Instansi Pelaksana terlaksana secara tertib sesuai ketentuan yang berlaku, untuk menuju data kependudukan Kabupaten Pasbar yang semakin akurat.

“Aplikasi Simmpati ini merupakan sistem informasi pelaporan peristiwa kematian yang digagas oleh Disduk Capil Pasbar. Cara kerja aplikasi Simmpati adalah Disduk Capil memberikan user id kepada kepala jorong se-Pasbar. Kemudian kepala jorong melaporkan kematian yang terjadi di kejorongannya ke Disduk Capil melalui aplikasi Simmpati dengan memasukkan Nomor Induk Keluarga (NIK) warga yang meninggal. Selanjutnya warga yang dilaporkan meninggal sudah terdaftar di pusat data Disduk Capil. Kemudian dinas menerbitkan Akta Kematian. Akta Kematian warga yang sudah selesai bisa diambil oleh Kepala Jorong bersangkutan di Kantor Wali Nagari masing-masing kejorongan”, jelas Yulisna.

Dengan telah dilaunchingnya Aplikasi Simmpati tersebut Kepala Dinas Capil Pasbar, berharap dapat terlaksananya pencatatan peristiwa kematian secara tertib, terlaksananya peran kepala jorong dalam pelaporan peristiwa kematian, dan adanya sinergitas OPD atau lembaga pengguna administras/data kematian, serta meningkatkan presentase cakupan kepemilikan Akta Kematian di Pasbar.

Launching aplikasi Simmpati diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemda Pasbar dengan sejumlah OPD dan lembaga terkait seperti BKPSDM, Dinas Sosial, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pertanian dan Holtikultura, Dinas Kesehatan, RSUD, BPJS Kesehatan, Rumah Sakit Al-Ikhsan Simpang Empat, Rumah Sakit Ibnu Sina dan Komisi Pemilihan Umum Pasbar.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment