Hadiri Seminar Kebudayaan Ketua TP PKK Pasbar Himbau Tanamkan Nilai Sopan Santun

By Tim Peliput Diskominfo Pasaman Barat 17 Jul 2020, 10:48:15 WIB Berita Utama
Hadiri Seminar Kebudayaan Ketua TP PKK Pasbar Himbau Tanamkan Nilai Sopan Santun


pasamanbaratkab.go.id--  Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasaman Barat Ny Sifrowati Yulianto mengahadiri acara Seminar Kebudayaan yang diselenggarakan di ruang pertemuan SMP N 1 Pasaman, Kamis (16/7).

Acara Seminar yang mengangkat tema "Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kearifan Lokal Minangkabau" tersebut dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Sifrowati dengan pembahasan Seminar yaitu Sumbang Duo Baleh bersama guru pengajar dan Siswa SMP N 1 Pasaman.

Sifrowati Yulianto menjelaskan Mengenai Pembahasan Seminar, yang mana Sumbang merupakan segala sesuatu yang salah dan melangar ketentuan adat, terutama norma kesopanan di Ranah Minang. Setiap perempuan adalah calon bundo kanduang. Dan di tangannya nanti akan diwariskan dan mewariskan harta pusako milik keluarga kaumnya.

Dikatakannya, perempuan nanti akan menjadi madrasah pertama bagi anak-anak. Sehingga adab dan nilai sopan santun anak akan terus terjaga.

Selanjutnya, Sumbang Duo Baleh tersebut adalah peraturan tidak tertulis dalam adat Minangkabau yang berisi tentang tata krama dan nilai sopan santun. Di dalamnya termuat dua belas ketentuan dan larangan yang harus ditaati oleh setiap perempuan minang. Melanggar aturan ini akan berakibat hukuman malu, tidak hanya kepada dirinya sendiri, tapi juga mamak dan keluarganya.

"Ada pun 12 hal Sumbang (Salah) yang tidak boleh dilakukan tersebut adalah; 
- Sumbang Duduak (Sumbang ketika Duduk)
- Sumbang Tagak (Sumbang ketika Berdiri)
- Sumbang Bajalan (Sumbang ketika Berjalan)
- Sumbang Bakato (Sumbang dalam Berkata kata)
- Sumbang Mancaliak (Sumbang dalam melihat)
- Sumbang Makan (Sumbang ketika Makan)
- Sumbang Bapakaian (Sumbang dalam Berpakaian)
- Sumbang Karajo (Sumbang Ketika bekerja) 
- Sumbang Tanyo (Sumbang dalam Bertanya)
- Sumbang Jawek (Sumbang dalam Menjawab) 
- Sumbang Bagaua (Sumbang dalam Bergaul)
- Sumbang Kurenah (Sumbang dalam bertingkah laku)

"Sumbang duo baleh ini Meskipun sifatnya tertulis, namun kontrol dari masyarakat sangat efektif dalam pengaplikasian Sumbang Duo Baleh oleh kaum perempuan, khususnya di Ranah Minang,"ungkap Sifrowati

Ia menyebutkan, Selaku tenaga pendidik harus menanamkan rasa ikhlas dan menunjukkan komitmen di bidang pendidikan, agar siswa juga menerapkan nilai-nilai karakter sopan santun.

"Sumbang duo baleh ini adalah aturan tertulis yang ada di tengah-tengah keluarga kita. Apa pun kegiatan kita tentunya bermuara kepada ajaran agama islam," terang Sifrowati 

Dalam kesempatan tersebut turut Hadir dalam acara tersebut dari Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provibsi Sumatera Barat, H. Muhammad Ratmi, S.Sos, M.Pd, Kepala sekolah SMP N 1 Pasaman Pulmen Evida, Disdikbud Pasbar dan Guru pengajar yang berada di tempat.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment