Makanan Khas Pasaman Barat

By Yendri Mahmud, Amd.Kom 23 Jan 2019, 10:30:09 WIB

LELE ASAP

Ranah Minang, semua orang sudah tahu, memiliki kekayaan makanan khas dengan beragam variasi yang kreatif. Dan semuanya lezat dan pas dengan lidah siapa saja.

Adalah lele asap, yang banyak dihasilkan masyarakat Pasaman Barat, secara tradisional, merupakan satu dari sekian banyak jenis makanan olahan.

Lele asap berasal dari ikan lele jenis ikan air tawar yang banyak hidup di rawa-rawa dan juga bida dibudidayakan. Jika di Jawa terkenal dengan pecel lele, Pasaman Barat tersohor dengan lele asap. Kendati banyak juga daerah lain yang menghasilkan lele asap, namun lele asap dari Pasaman Barat, memiliki rasa khas tersendiri.

Dalam kuliner olahannya, lele asap dapat diracik dengan bunbuan menjadi gulai asam durian (tempoyak). Ini merupakan perpaduan daging ikan lele asap yang lembut menjadi lebih sedap dengan campuran gulai asam durian yang pedas.

Bagi pemburu kuliner, lele asap asam durian ini kami rekomendasikan layak dicicipi jika Anda ke berpetualang ke Pasaman Barat atau Simpang Ampek, ibu kota kabupaten pemekaran ini. Hampir semua rumah makan di daerah ini menyediakan makanan ini.

Selain itu, dalam wujud berupa oleh-oleh dari Pasaman Barat, kita bisa mendapatkannya di kedai-kedai di Simpang Ampek ini. Lele asap sudah dikemas cantik dan bersih.

Selaian bernama lele asap, sebagian masyarakat di daerah ini menyebutnya limbek masiak. Proses pengasapan pengasapannya sendiri dilakukan 2 hari (2x24 jam) kemudian dioven.