Pembangunan Penyedia Sarana Air Bersih Di Pulau Panjang Dimulai

By IKP Pasbar 11 Apr 2019, 13:11:26 WIB Berita Utama
Pembangunan Penyedia Sarana Air Bersih Di Pulau Panjang Dimulai

Keterangan Gambar : Sekretaris Daerah kabupaten Pasaman Barat, Yudesri saat melakukan peletakan batu pertama Pembangunan PSAB atau Reserve Osmosis di Jorong Pulau Panjang, Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas, Rabu (10/4).


pasamanbaratkab.go.id- Pembangunan penyedia Sarana Air Bersih (PSAB) di Jorong Pulau Panjang Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas, Kemarin, Rabu (10/4) mulai dilaksanakan.

Pembangunan PSAB atau Reserve Osmosis tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Ditjen Pengembangan Daerah Tertentu (PDTU), Aisyah Gamawati bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Pasbar, Yudesri dan Staf Khusus Mentri Desa, Febby Dt. Bangso.

Sekda Pasbar, Yudesri dalam arahannya mengucapkan terima kasih kepada Dirjen PDTU yang telah mengarahkan perhatiannya dengan melakukan pembangunan PSAB di Jorong Pulau Panjang Pasbar.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Ditjen PDTU dari Kementrian Desa dan Staf khsus Mentri Desa beserta seluruh jajaran yang telah banyak memberikan perhatian kepada Pasbar seperti pembangunan PSAB ini",  Kata Yudesri.

 

Yudesri menghimbau kepada seluruh masyarakat Pulau Panjang untuk menjaga dan merawat sarana Reserve Osmosis tersebut dan dimanfaatkan murni untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

"Air bersih merupakan kebutuhan dasar kita semua. Saya berharap nantinya dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya, baik itu untuk kebutuhan sanitasi dan kebutuhan lainnya. Karena daerah kita juga merupakan Lokus stunting, ketersediaan air bersih sangat diperlukan dalam rangka mengantisipasi persoalan tersebut," jelasnya.

Sementara, Ditjen PDTU Kementrian Desa RI, Aisyah Gamawati menyampaikan bahwa pemerintah selama Empat tahun belakangan fokus untuk membangun desa. Karena menurutnya desa adalah bintang pembangunan.

Pembangunan desa adalah pembangunan Indoensia, jadi kalau desanya maju, makanya Indonesia tentunya juga ikut maju," tutur Aisyah Gamawati.

Disampaikannya, pemerintah melalui Ditjen PDTU telah memberikan bantuan-bantuan khususnya kepada kabupaten yang masuk dalam kategori daerah tertinggal agar bisa keluar dari ketertinggalan.

"Pasbar masih tertinggal, makanya kami beri bantuan dengan harapan bisa terlelas dari ketertinggalan. Banyak bantuan yang sudah diberikan. Seperti pada tahun 2018 ada bantuan pembangunan asrama bagi guru dan siswa, pembangunan pasar kecamatan, bantuan alat paska panen, bantuan alat kesiapsiagaan bencana dan hari ini pembangunan PSAB," paparnya.

Aisyah berharap seluruh bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment