Rapat Penetapan PSBB di Pasbar Bupati Yulianto : Mari Kita Kompak Memerangi Virus Corona

By Tim Peliput Diskominfo Pasaman Barat 22 Apr 2020, 10:33:28 WIB Berita Utama
Rapat Penetapan PSBB di Pasbar Bupati Yulianto : Mari Kita Kompak Memerangi Virus Corona

pasamanbaratkab.go.id--  Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat melaksanakan rapat penetapan PSBB di Pasbar yang dimulai diberlakukan pada 22 April mendatang hingga 14 hari ke depan. Rapat berlangsung di aula kantor bupati setempat, Selasa (21/4).

Rapat tersebut hanya dihadiri oleh camat dan Walinagari serta stakeholder terkait, hal tersebut sengaja dibatasi sesuai dengan standar wabah Covid-19 saat ini.

Bupati Pasbar Yulianto dalam Rapat menegaskan, agar semua lapisan masyarakat dapat terus kompak dalam situasi apapun, mengenai wabah Covid-19 saat ini.

"Dan juga kepada Forkopimda, OPD, camat, Walinagari kita harus kompak. Karena memerangi virus Corona ini memang menguras tenaga dan pikiran. Saya minta kepada kita semua, tetap berpegang kepada aturan dalam penanganan virus Corona ini. Kita juga akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai besok Rabu 22 April hingga 14 hari ke depan," tandas Yulianto.

Ia juga mengajak seluruh peserta rapat agar berpedoman kepada aturan yang ada, baik surat edaran atau SOP yang ada. Karena, semua pihak juga harus menyadari situasi dan kondisi yang ada.

"Beberapa hari lagi kita akan memasuki Bulan suci ramadhan, ada himbauan dari pemerintah tentang ibadah puasa. Mari kita sampaikan kepada masyarakat tentang pelaksanaan puasa di tengah wabah Corona ini. Biasanya kita solat tarawih, sekarang di rumah masing-masing," kata Yulianto.

Tidak hanya itu, aturan PSBB juga sudah dikeluarkan. Seperti masyarakat yang berkebun yang jaraknya jauh dari rumah, pedagang makanan dan lainnya.

"Mereka bukan kita larang, namun kepada masyarakat semua mari ikuti aturan yang kita buat ini. Demi kita semua, demi orang yang kita sayangi. Silahkan pergi ke kebun dengan aturan pemerintah, yang biasanya pakai kendaraan bermotor banyak orang atau boncengan sekarang tidak boleh. Mari kita semua saling kompak, saling mengingatkan" papar Yulianto.

Tidak menutup kemungkinan bahwa wabah Covid-19 ini juga akan menggangu tatanan yang telah ada, baik di bidang ekonomi, bidang sosial serta Pemerintahan.

"Keadaan ini bukan saja kita yang merasakan, namun seluruh dunia. Jadi, mari kita sama-sama saling mengerti. Begitu juga nanti jika ada bantuan dari pemerintah, baik Provinsi maupun Daerah, harus kita berikan pengertian terhadap masyarakat," kata Yulianto.

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment