Pesona Pasir Putih Pantai Sasak

Pesona Pasir Putih Di Pantai Sasak

 

Pasaman Barat memang terkenal dengan pesisir pantainya yang memiliki pesona yang sangat indah dan khas. Salah satunya adalah Pantai Sasak yang merupakan salah satu pantai kebanggaan dan destinasi wisata masyarakat Pasaman Barat.

Pantai sasak memberikan potensi yang sangat menjanjikan untuk penambahan Pendapatan dan Anggaran Daerah (PAD) Kabupaten Pasaman Barat yang baru dimekarkan pada tanggal 7 Januari 2004. Pantai yang indah, landai, berpasir putih halus, dan sejuta pesona yang dimilikinya mampu menarik perhatian masyarakat dalam maupun luar daerah yang memiliki hobbi melakukan perjalanan wisata. Keindahan yang dimiliki pantai ini tidak membuat para pelancong menyesal untuk melakukan pelesir ke pantai ini.

Pantai Sasak terletak di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie berjarak  ± 20 Km dari Ibukota Kabupaten (Simpang Ampek). Jarak antara kota Padang menuju Simpang Ampek adalah 200 Km sehingga untuk sampai Simpang Ampek membutuhkan waktu 4 jam dari Padang. Kemudian dari Simpang Ampek untuk menuju lokasi pantai ini, kita dapat menggunakan kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua memakan waktu ± 15 menit..

Pantai Sasak merupakan sebuah potensi besar. Deburan ombak menggelegar serta hamparan samudra yang lepas juga menjadi daya tarik pantai ini. Ditambah lagi masyarakatnya yang begitu bersahabat menyambut kedatangan setiap wisatawan.

Pantai ini menyajikan kesejukan dengan kebersihan yang begitu memikat hati. Terpampang kehidupan anak nagari yang masih bersahaja dengan diwarnai jejeran pukat dan kapal-kapal nelayan. Pantai ini begitu ‘perawan’ yang memberikan kesan kesejukan dengan hamparan pasir yang begitu bersih. Jika hari libur setiap Sabtu dan Minggu, pantai ini selalu sesak dipadati pengunjung. Untuk masuk ke pantai, wisatawan tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam hanya membayar Rp 3.000,/orang-. Hal ini tentunya akan menyebabkan semakin ramainya Pantai Sasak dikunjungi para pelancong. Tidak itu saja, minimal dalam satu kali setahun Pantai Sasak mengadakan pesta pantai dengan berbagai jenis mainan untuk menghibur masyarakat yang datang.

Setelah para pelancong melaksanakan aktrivitasnya bermain-main dipinggir pantai. Tentunya wisatawan tersebut merasa lapar. Mereka tidak perlu khawatir karena dilokasi ini terdapat rumah makan yang menyediakan kuliner yang menggugah selera, seperti ikan bakar, rendang lokan, peyek udang (rakik udang), dan kuliner khas laut lainnya. Kuliner tersebut berbeda dari kuliner yang dijumpai di rumah makan lainnya karena diselingi dengan berbagai bumbu khas Pasaman Barat, tidak pedas namun gurih dilidah serta ditambah dengan samba lado hijau tentunya sangat menggugah selera siapa saja yang dapat mencicipinya.

Menikmati santapan khas Pantai Sasak dengan ikan bakar disertai dengan nasi dan sayur akan membuat siapa saja betah berlama-lama di pantai tersebut. Sembari duduk dengan hembusan angin sepoi-sepoi tentunya menjadi pilihan yang tepat untuk berlibur. Dapat dipastikan bagi siapa saja pengunjung yang untuk pertama kali menginjakan kaki pantai Sasak akan mendapatkan sebuah kesan manis dan tak akan terlupakan. Sebuah pantai yang indah dan masyarakat yang ramah akan menjadi ciri khas pantai Sasak. Kesan pertama yang begitu menggoda dan selanjutnya terserah anda, kalau tidak dihantui rasa penasaran jika tidak mengunjungi pantai Sasak.

Pasaman West is famous for its coastal charm that has a very beautiful and distinctive. One of them is the beach Sasak which is one of the beaches of pride and tourist destinations of West Pasaman society.

Sasak beaches provide a very promising potential to increase revenues and Budget (PAD) West Pasaman newly bloomed on January 7, 2004. The beautiful beaches, ramps, fine white sand, and an abundance of charm that has attracted the attention of people inside and outside areas that have a hobby to travel. The beauty of this beach owned by the traveler regret not making a trip to the beach to do this.

The beach is located in the district Sasak Sasak Pasisie Sphere within ± 20 Km from the Capital District (Simpang Ampek). The distance between the city of Padang to Simpang Ampek is 200 Km so as to get Simpang Ampek takes 4 hours from Padang. Then from Simpang Ampek to get to the location of this beach, we can use four-wheeled vehicles and two-wheeled vehicles takes ± 15 minutes ..

Sasak coast is a great potential. Waves boomed and expanse of ocean that separated also the main attraction of this beach. Plus the people are so friendly welcoming the arrival of every traveler.

This beach presents the coolness with cleanliness that is so attractive. Plastered life unpretentious village children who are still lined with colored trawlers and fishing boats. This beach is so 'virgin' who give the impression of coolness with sand so clean. If a holiday every Saturday and Sunday, the beach is always crowded crowded with visitors. To go to the beach, tourists do not need to spend in the only pay Rp 3,000, / parents. This will certainly lead to more crowded beach Sasak visited the travelers. Not only that, in at least once a year Sasak Coast held a beach party with different kinds of toys to entertain the people who come.

After the travelers carry aktrivitasnya tinker off the coast. Surely the travelers feel hungry. They do not need to worry because this location there is a restaurant that provides an evocative culinary tastes, such as grilled fish, seashell rendang, dent shrimp (rakik shrimp), and other unique culinary sea. The culinary different from that found in the house culinary eat more because interspersed with a variety of spices typical of West Pasaman, not spicy but tasty on the tongue and coupled with samba green lado certainly very tempting anyone who can taste it.

Sasak Coastal enjoy specialties with grilled fish accompanied with rice and vegetables will make anyone comfortable to linger at the beach. As he sat with the breeze blowing certainly be the right choice for a vacation. It is certain for anyone visitors who for the first time set foot Sasak coast will get a sweet impression and unforgettable. A beautiful beaches and friendly people would be typical Sasak coast. The first impression is so tempting and the rest is up to you, if not haunted curiosity if not visiting the beach Sasak.

 

Share on:

Komentar



Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar
 



Selasa, 15 November 2016

MAN Kajai Canangkan Program Gerakan Seribu

2016-11-15 00:45:37 Simpang Empat, pasamanbaratkab.go.id Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kajai, Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) melakukan terobosan baru dalam meningkatkan rasa sosial dan mengikuti tuntunan hidup sehat dan bersih. Hal ini dibuktikan dengan program Gerakan Seribu di Hari Jumat dan Jumat bersih. Benar, sudah dua minggu kita memulai program ini, sedekah pertama terkumpul Rp...

Kamis, 06 Oktober 2016

Ikan Larangan Batang Tian Dibanjiri Pengunjung

2016-10-06 14:17:31 Simpang Empat, pasamanbaratkab.go.id Meski baru satu bulan dibuka, tempat wisata alam ikan larangan Batang Tian yang terletak di Jorong Pasaman Baru, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), semakin ramai oleh pengunjung. Betapa tidak, selain banyaknya ikan-ikan jinak yang menghiasi sungai, letaknya juga berada di pusat kota kabupaten dan berada di jalan...