Potensi Kawasan Hutan di Pasaman Barat

Potensi Kawasan Hutan di Pasaman Barat

Kebaradaan hutan di Pasaman Barat sangat penting, karena sebagian besar masyarakat Pasaman Barat secara langsung maupun tidak langsung sangat membutuhkan keberadaan hutan di Pasaman Barat.

Pemanfaatan langsung akan keberadaan hutan adalah pemanfaatan kebutuhan hasil hutan kayu maupun bukan kayu oleh masyarakat sekitar hutan ataupun masyarakat di luar kawasan hutan. Untuk pemanfaatan hasil hutan kayu digunakan masyarakat  untuk pembangunan rumah, pembuatan perabot rumah tangga ataupun penggunaan lainnya. Sedangkan hasil hutan bukan kayu berupa getah-getahan pohon dari hutan, gaharu, pemanfaatan jasa lingkungan untuk rekreasi ataupun pemanfaatan mata air di hutan untuk PDAM.

Pemanfaatan tidak langsung dari hutan adalah hutan mampu menyediakan kebutuhan oksigen untuk bernafas, menyerap karbon dari polutan industri ataupun asap kendaraan, menyerap dan menyimpan air sehingga mengurangi resiko banjir dan erosi, serta menyediakan kebutuhan air dari hulu sampai dengan hilir.

Total Luasan hutan di Kabupaten Pasaman Barat adalah 103.043,90 Ha (30.42 % dari luas Kab. Pasaman Barat). Berikut data pembagian kawasan hutan berdasarkan fungsi hutan berserta luasan kawasan hutan :

1.   Hutan Produksi

2.   Hutan Produksi Terbatas

3.   Hutan Produksi Konservasi               

4.   Hutan Lindung

5.   Kawasan Suaka Alam/KPA

: 18.823,56 Ha (5,56%)

: 5.041,84 Ha (1,49 %)

: 6.986,93 Ha (2,06 %)

: 72.132,11 (21,29 %)

: 59,46 Ha (0.02 %)

Sedangkan luasan areal penggunaan lain (APL) luasnya adalah 235.733,10 Ha (69,58 %).

Share on:

Potensi Daerah Kehutanan lainnya

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar