SDM Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasaman Barat

Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasaman Barat

Satuan Pamong Praja (Satpol PP) kabupaten Pasaman memilki personil sebanyak 135 orang. Dengan personil sebanyak itu satpol PP Pasaman Barat memiliki visi yaitu mewujudkan masyarakat yang tertib hukum, tertib sosial dan tertib lingkungan di atas tadah agama. Sedangkan misi Satpol PP adalah terciptanya suatu keaaan dinamis yang memungkinkan Pemerintah Daerah dan masyarakat dapat melakukan kegiatan dengan tentram, tertib, dan teratur.

Sasaran pencapaian misi Satpol PP yaitu:

a.   Melakukan tindakan Penertiban Non Yustisial terhadap warga masyarakat, Aparatur atau Badan Hukum yang melakukan pelanggaran atas PERDA dan/atau Peraturan Kepala Daerah.

b.   Melakukan tindakan penyelidikan terhadap warga masyarakat, Aparatur atau Badan Hukum yang diduga melakukan pelanggaran atas PERDA dan/atau Peraturan Kepala Daerah.

c.   Melakukan tindakan administratif terhadap warga masyarakat, aparatur atau Badan Hukum yang melakukan pelanggaran atas PERDA dan/atau Paraturan Kepala Daerah.

d.   Menindak warga masyarakat, Aparatur atau Baan Hukum yang melanggar ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Program-program yang dimiliki Satpol PP Kabupaten Pasaman Barat yaitu :

a.   Melakukan publikasi PERDA dan/atau Peraturan Kepala Daerah kepada masyarakat, Apartur atau Badan Hukum.

b.   Meningkatkan penertiban umum dan menjaga ketentraman masyarakat.

c.   Menegakan kerjasama dengan Dinas/Instansi/Lembaga terkait dalam penegakan PERDAdan/atau Peraturan Kepala Daerah dalam hal penindakan.

d.   Patoli rutin dalam pengamanan lingkungan.

e.   Peningkatan SDM aparatur Satuan Polisi Pamong Praja.

 

Data kerawanan bencana ataupun social berdasarkan data Satpol PP sebagai berikut:

1.      Daerah rawan bencana

Longsor : Talamau, Gunung Tuleh, Ranah Batahan

Pegunungan : Talamau, Pasaman, Gunung Tuleh

Banjir : Kec.Pasaman, Gunung Tuleh, Lembah Melintang, Sungai Aur, Ranah Bathan, Sasak, Luhak Nan Duo, Koto Balingka

Jalan rusak : Talamau

Tsunami : Sasak, Air Bangis, Sikabau, Sikilang, Mandiangin, Katiagan.

2.      Daerah rawan kerusuhan

Konflik pertanahan : di setiap Kecamatan.

Konflik sosial : Kec.Pasaman, Kinali, Gunung Tuleh, Sungai Aur.

3.      Daerah pelanggaran perda

Premanisme : Kec. Pasaman, Lembah Melintang, Luhak Nan Duo, Kinali

Kenakalan anak sekolah : Kec. Pasaman, Luhak Nan Duo, Sasak, Gunung Tuleh

Balapan liar : Kec. Pasaman, Luhak Nan Duo.

Penyakit masyarakat/maksiat : Komplek Jati Jalur Dua, BT. Kenaikan, Tugu Air Bangis, Gurano, Bt. Tongar, Muaro Binguang, Pondok Sasak.

 

 

Share on:

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar
 



Selasa, 15 November 2016

MAN Kajai Canangkan Program Gerakan Seribu

2016-11-15 00:45:37 Simpang Empat, pasamanbaratkab.go.id Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kajai, Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) melakukan terobosan baru dalam meningkatkan rasa sosial dan mengikuti tuntunan hidup sehat dan bersih. Hal ini dibuktikan dengan program Gerakan Seribu di Hari Jumat dan Jumat bersih. Benar, sudah dua minggu kita memulai program ini, sedekah pertama terkumpul Rp...

Kamis, 06 Oktober 2016

Ikan Larangan Batang Tian Dibanjiri Pengunjung

2016-10-06 14:17:31 Simpang Empat, pasamanbaratkab.go.id Meski baru satu bulan dibuka, tempat wisata alam ikan larangan Batang Tian yang terletak di Jorong Pasaman Baru, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), semakin ramai oleh pengunjung. Betapa tidak, selain banyaknya ikan-ikan jinak yang menghiasi sungai, letaknya juga berada di pusat kota kabupaten dan berada di jalan...