Wabup Buka Rakor Camat dan Wali Nagari
Risnawanto : masyarakat harus dapat kepastian

By Tim Peliput Diskominfo Pasaman Barat 19 Jul 2021, 09:13:35 WIB Berita Utama
Wabup Buka Rakor Camat dan Wali Nagari

pasamanbaratkab.go.id--  Camat dan wali nagari se Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) ikuti Rapat Koordinasi (Rakor) demi terwujudnya pelayanan publik yang baik. Karena, masyarakat butuh jawaban pasti dari pemimpinnya.

Rakot dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Pasbar Risnawanto didampingi Pj Sekretaris Daerah Pasbar Hendra Putra dan Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Setia Bakti di auditorium kantor bupati setempat, Jumat (16/7). Wabup meminta camat dan wali nagari untuk saling bersinergi dan berkoordinasi hingga terwujud pelayanan prima kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Risnawanto meminta kepada camat dan wali nagari untuk membantu mewujudkan visi dan misi Bupati.

"Camat dan wali nagari harus bersinergi dalam pembangunan, baik pembangunan fisik maupun non fisik. Camat dan wali nagari harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa membeda-bedakan,"ungkap Risnawanto.

Selanjutnya, Camat dan wali nagari juga diminta agar dapat menata pasar yang berada di pinggir jalan raya. Karena selama ini banyak keluhan masyarakat tentang pasar di pinggir jalan yang membuat kemacetan.

Selain itu, dalam rapat camat juga diberikan kewenangan untuk memberikan dana stimulan dalam menangani bencana yang terjadi di lapangan. Karena bantuan sering terkendala akibat lama menunggu bantuan dari OPD terkait.

"Kadang korban kebakaran sampai menunggu dua atau tiga hari untuk mendapatkan bantuan. Sekarang kita ingin mendudukkan persoalan bagaimana camat ini bisa memberikan bantuan bencana kepada masyarakat, apakah itu dari OPD, Baznas atau lainnya, sehingga bantuan tersebut bisa cepat diterima korban bencana,"kata Risnawanto.

Terkait dengan pasar yang ada di pinggir jalan, data dari dinas Koperindag terdapat 35 unit pasar di Pasbar dan 11 unit pasar yang berada di pinggir jalan dan dipemukiman penduduk.

"Terkait dengan pasar inj, kita tidak hanya memikirkan penertiban dan menuai kemacetan. Kita juga harus memikirkan untuk jangka panjang. Bagaimana pembangunan pasar ini ke depan dapat tertata dengan baik,"ujar Risnawanto.

Jika persoalan ini, lanjut Risnawanto, tidak selesai saat ini. Bisa menjadi tamparan bagi ASN dan Pemda sebagai pelayanan masyarakat. Karena itu semua sudah sesuai dengan sumpah sebagai abdi negara.

"Apapun persoalan di tengah masyarakat harus kita selesaikan dengan baik. Berikan masyarakat kata pasti, ketika masyarakat bertanya kepada camat dan wali jawab dengan jelas dan pasti. Jangan semua persoalan pelayanan harus sampai ke bupati dan wabup,"katanya.

Jika masyarakat sudah mendapatkan kepastian tersebut, maka tupoksi semuanya akan berjalan dengan baik. Garis koordinasi juga akan berjalan dengan lancar,"lanjutnya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment