Pasaman, pasamanbaratkab.go.id-- Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Yulianto mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat untuk melaksanakan gotong royong (goro) secara serentak di area perkantoran, masjid, dan sudut-sudut jalan. Ia menilai semangat gotong royong perlu terus dibangkitkan di Bumi Mekar Tuah Basamo.
Hal tersebut disampaikan Yulianto di sela-sela kegiatan gotong royong di Masjid Agung Nurul Ilmi, Kamis (12/2). Kegiatan itu diikuti organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, camat, BUMN dan BUMD, kepala sekolah, serta wali nagari.
Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat menghidupkan kembali tradisi gotong royong sebagai identitas bangsa yang mempersatukan.
“Gotong royong bukan sekadar membersihkan lingkungan, melainkan cara kita merawat silaturahmi,” ujarnya.
Yulianto menjelaskan, kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto terkait Gerakan Indonesia Asri. Pemkab Pasbar memperkuat agenda rutin gotong royong yang sebelumnya dijadwalkan setiap Rabu pada minggu keempat.
“Gotong royong adalah jiwa kita. Selain lingkungan menjadi asri, di sana ada tawa dan kebersamaan,” katanya.
Ia menambahkan, Presiden Prabowo juga mengajak Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghidupkan kembali semangat kerja bakti atau gotong royong di lingkungan masing-masing.
Ke depan, budaya gotong royong akan diperluas tidak hanya di lingkungan perkantoran, tetapi juga di sekolah, kantor wali nagari, hingga tingkat kecamatan. Langkah tersebut selaras dengan instruksi pemerintah pusat untuk membudayakan kerja bakti setiap Selasa dan Jumat secara nasional guna menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan secara berkelanjutan.
Bupati mengimbau masyarakat Pasaman Barat tidak memandang gotong royong sebagai beban, melainkan sebagai wadah untuk saling peduli.
“Dengan semangat kolaborasi, mari kita wujudkan Pasaman Barat yang lebih bersih, sehat, dan penuh keramahan melalui aksi nyata gotong royong,” ujarnya.
Berita Terkait
Publikasi