Pasaman, pasamanbaratkab.go.id-- Bupati Pasaman Barat (Pasbar), Yulianto, melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Al Falah Jambak, Nagari Lingkuang Aua Jambak, Kecamatan Pasaman, Kamis (5/3). Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi dengan masyarakat, tetapi juga menghadirkan momen nostalgia bagi bupati yang memiliki kenangan masa kecil di masjid tersebut.
Dalam kegiatan itu, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp15 juta untuk mendukung pembangunan masjid. Selain itu, Bank Nagari juga memberikan bantuan Rp2 juta serta satu unit jam dinding untuk menunjang fasilitas ibadah jemaah.
Dalam sambutannya, Bupati Yulianto mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Masjid Al Falah. Ia mengaku pernah mengaji di masjid tersebut saat masih kecil dengan penerangan yang sangat terbatas.
“Masjid ini memiliki sejarah besar bagi saya. Dulu saya pernah mengaji di sini dengan penerangan seadanya menggunakan lampu petromax,” ujarnya mengenang masa lalu.
Ia juga mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat Lingkuang Aua Jambak yang tercermin dari hidangan berbuka puasa yang disiapkan secara gotong royong. Menurutnya, kebersamaan tersebut merupakan nilai penting yang perlu terus dijaga, terutama selama menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.
Selain itu, Bupati Yulianto menyampaikan rencana Pemerintah Daerah untuk melaksanakan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) tahun ini, mengingat masih banyak jabatan wali nagari yang saat ini diisi oleh penjabat (Pj). Ia menilai nagari merupakan ujung tombak pelayanan pemerintah kepada masyarakat yang perlu diperkuat.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama membina dan mendidik generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan daerah.
Sementara itu, pengurus Masjid Al Falah, dr. Heru, menyampaikan terima kasih atas kunjungan rombongan bupati. Ia menjelaskan bahwa Masjid Al Falah tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi persinggahan bagi para musafir.
Menurutnya, pengurus masjid terus berupaya meningkatkan kenyamanan jemaah sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masjid. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembangunan kolam ikan yang saat ini memasuki tahap penyelesaian.
“Dalam waktu dekat, bibit ikan akan ditebar dan diharapkan dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi kas masjid,” jelasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri para asisten pemerintah daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, anggota DPRD Pasaman Barat Dedi Lesmana, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Berita Terkait
Publikasi